Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jengkol Bewe Cita Rasa Khas yang Menggugah Selera

Jengkol Bewe Cita Rasa Khas yang Menggugah Selera
Jengkol Bewe Cita Rasa Khas yang Menggugah Selera

Jengkol

Jengkol, atau di kenal juga dengan nama ilmiah Archidendron jiringa, adalah sejenis sayuran yang memiliki rasa unik dan aroma khas.

Tumbuhan ini merupakan anggota keluarga Fabaceae dan banyak tumbuh di wilayah tropis seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Meskipun terkenal karena baunya yang kuat, jengkol memiliki tempat khusus dalam dunia kuliner dan di anggap sebagai makanan yang lezat oleh sebagian besar penduduk Indonesia.

Buah jengkol memiliki bentuk yang mirip dengan kacang hijau, dengan cangkang yang keras dan daging yang berwarna cokelat gelap.

Biasanya, jengkol di olah dengan cara di rebus atau di goreng sebelum di konsumsi. Proses ini membantu mengurangi bau yang khas sekaligus meningkatkan cita rasanya yang unik.

Rasa jengkol bisa di jelaskan sebagai kombinasi antara pahit, manis, dan sedikit asam.

Beberapa orang menyukai rasa khas jengkol yang kuat dan menggugah selera, sementara yang lain mungkin perlu waktu untuk terbiasa dengan rasanya yang unik.

Jengkol sering di jadikan bahan utama dalam berbagai hidangan tradisional Indonesia, seperti sambal goreng jengkol, oseng-oseng jengkol, dan rendang jengkol.

Kelezatan jengkol dalam hidangan ini dapat memikat lidah dan menciptakan sensasi yang tak terlupakan bagi para pecinta kuliner.

Selain rasanya yang lezat, jengkol juga di ketahui memiliki nilai gizi yang baik. Ia kaya akan serat, protein nabati, dan beberapa mineral seperti kalsium, fosfor, dan zat besi.

Jengkol juga di kaitkan dengan manfaat kesehatan, seperti membantu menjaga kesehatan pencernaan, mengatur kadar gula darah, dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

Namun, perlu di ingat bahwa konsumsi jengkol harus di lakukan dengan bijak.

Beberapa orang mungkin memiliki sensitivitas terhadap senyawa tertentu yang terdapat dalam jengkol, yang dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti gas berlebihan atau gangguan pada ginjal.

Oleh karena itu, di sarankan untuk mengonsumsi jengkol dalam jumlah yang moderat dan memperhatikan reaksi tubuh masing-masing.

Dalam kesimpulannya, jengkol adalah sayuran yang memiliki cita rasa khas dan dapat menggugah selera.

Kelezatan jengkol telah membuatnya menjadi bahan utama dalam hidangan tradisional Indonesia. 

Meskipun memiliki baunya yang kuat, jengkol tetap di hargai dan di cintai oleh pecinta kuliner yang menghargai keunikan rasa dan aroma yang di tawarkannya.

Jadi, jika Anda berani menjajal cita rasa yang berbeda, jengkol bisa menjadi pilihan yang menarik untuk mencoba dalam perjalanan kuliner Anda.

Jengkol bewe

Di atas kita sudah mengupas tentang dunia perjengkolan, yaa jengkol memang salah satu bahan makanan yang sangat di gemari, tak jarang harga perkilo jengkol membumbung tinggi mengalahkan harga sekilo daging sapi.

Olahan jengkol

Banyak olahan jengkol yang kita kenal di sekitar kita, salah satunya seperti:
  • Semur jengkol,
  • Rendang jengkol,
  • Jengkol balado,
  • Kerupuk jengkol,
  • dan masih banyak olahan jengkol lainnya.
Tapi taukah kamu, ada olahan jengkol yang mungin masih banyak orang yang tidak tau, apakah itu?
Olahan jengkol ini di kenal sebagai jengkol bewe.

Jengkol bewe yaitu jengkol yang di pendam di dalam tanah dalam beberapa hari sampai jengkol tersebut tumbuh kecambah atau tumbuh tunasnya.

Setelah jengkol yang di pendam beberapa hari di dalam tanah dan tumbuh tunasnya, barulah jengkol itu di ambil untuk kemudian di bersihkan, dan setelahnya bisa langsung di konsumsi, biasanya di temani dengan sambal terasi buatan sendiri.

Biasanya menu itu di ketahui dan di gemari oleh etnis betawi tempo dulu.
Mungkin saat ini sudah tidak ada lagi yang membuat jengkol bewe.



Posting Komentar untuk "Jengkol Bewe Cita Rasa Khas yang Menggugah Selera"